Lolongguba, 23 Juli 2024 – Penjabat Bupati Buru, Syarif Hidayat, SE.,M.Si., hari ini, Selasa (23/7/2024), menghadiri dan membuka acara Pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Desa Grandeng, Kecamatan Lollongguba, Kabupaten Buru. Kehadiran Penjabat Bupati Buru dalam acara ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mendukung upaya pencegahan penyakit Polio di wilayahnya.
Acara pencanangan PIN Polio ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Para Staf Ahli, Asisten beserta Kepala OPD di Lingkup Pemerintah Kabupaten Buru, Para Camat dan Kepala Desa se-Dataran Waeapo, dan Para Ketua Tim Penggerak PKK mulai dari Tingkat Kecamatan, Desa sampai Desa Wisma se-Dataran Waeapo.
Kegiatan ini berdasarkan penilaian resiko yang di keluarkan oleh WHO dimana sebagian besar kabupaten kota di indonesia di ketegorikan sebagai wilayah resiko tinggi penularan polio. PIN Tahun 2024 ini menindaklanjuti surat Menteri Kesehatan RI Nomor IM.0203/MENKES/311/2024 Tanggal 16 Mei 2024 tentang Pelaksanaan PIN dalam rangka penanggulangan KLB Polio. Juga surat edaran Menteri dalam Negeri Nomor 400.5.1/2819/SC Tanggal 21 Juni 2024.
Dalam sambutannya, Penjabat Bupati Buru menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penyelenggaraan acara ini. Ia juga menekankan pentingnya imunisasi Polio untuk melindungi anak-anak dari penyakit melumpuhkan ini.
“Imunisasi Polio merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan anak-anak dari penyakit Polio yang berbahaya. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh orang tua di Kabupaten Buru untuk membawa anak-anaknya ke Puskesmas atau posyandu terdekat untuk mendapatkan imunisasi Polio,” ujar Penjabat Bupati Buru.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK yang hadir dalam acara ini juga turut mengajak para ibu-ibu untuk berperan aktif dalam mensukseskan PIN Polio ini.
Pelaksanaan PIN Polio di Kabupaten Buru akan berlangsung selama dua putaran, yaitu pada tanggal 23-29 Juli 2024 dan 6-12 Agustus 2024. Sasaran target imunisasi Polio di Kabupaten Buru adalah semua anak usia 0-7 tahun. Dengan total sasaran 20.589 Anak dengan target minimal 95% dan tersebar di 10 Kecamatan terdiri; 13 Puskesmas, 110 SD/MI, 157 TK/PAUD, serta 137 Posiandu.
Menurut Kadis Kesehatan Kabupaten Buru, Ibu Yulianis Rahim, SKM.,M.Kes Biaya Kegiatan ini bersumber pada dana BTT dan DAK Non fisik serta suber lainnya yang sah.
Dalam rangkaian kegiatan ini juga di serahkan bantuan secara simbolik; 2 unit ambulans, 1 unit listrik tenaga surya, 2 unit IPAL, serta 7 unit sanitaria kit.




























