| Kecamatan Waplau Sebagai Sentra Kelautan & Perikanan |
|
|
| Ditulis Oleh Herry. S | |
| Friday, 15 January 2010 | |
|
Penegasan ini disampaiakan oleh Bupati Buru Drs. H.M Husnie Hentihu pada acara hari Bahari Nusantara belum lama ini yang berlangsung dikecamatan Waplau. Husnie Hentihu mengatakan, untuk mendukung wilayah kecamatan Waplau sebagai sentra kelautan dan perikanan bagi daerah ini adalah peran serta masyarakat dalam menyambut dengan suka cita dan mendukung program pemerintah ini.
Sedangkan Wakil Bupati Buru Ramly Umasugi ditempat ketika menyerahkan berbagai bantuan alat tangkap untuk para masyarakat nelayan yang ada di Kabupaten Buru di desa Jiku Merasa menandaskan, Provinsi Maluku dengan konsep provinsi kepulauan yang sedang didengungkan oleh Gubernur dan diteruskan ke pemerintah pusat ini, hendaknya konsep provinsi kepulauan dapat diartikan bahwa Maluku terdiri dari pulau-pulau besar dan kecil yang ada dalam satu kawasan laut maritim. Sehingga dalam pengembangan ekonominya tersebut salah satu yang menjadi tulang punggung untuk mendukung dan menggerakkan perekonomian masyarakat Maluku dalam hal ini adalah sektor perikanan benar-benar merupakan tulang punggungnya. Kedua, sektor perikanan harus menjadi Minapolitan yaitu perairan laut menjadi faktor andalan dengan didukung oleh berbagai factor-faktor”, tandas Ramly Umasugi.
Menurutnya, point interest dalam pengembangan sektor perikanan di Kabupaten Buru hendaknya pertama adalah kita harus melihat dulu ada beberapa faktor yang harus kita benahi yakni, system kerja perikanan dan apa yang harus kita kembangkan tentunya adalah perikanan tangkap. Posisi letak geografis Kabupaten Buru ini kata Ramly diantara selat Manipa, selat Seram dan lautan lepas ini merupakan daerah Fishing Ground. Daerah Fishing Ground yakni tempat ikan berwayah atau bermukim, bertemu ikan-ikan dan tempat ikan mencari makanan serta tempat ikan melakukan perkawinan. Fishing Ground ini juga ada pertemuan arus yang sangat di sukai ikan-ikan dan pertemuan ikan-ikan ini menjadi tempat yang menjanjikan bagi para nelayan yang menangkap ikan. Ikan-ikan di Fishing ground ini tentunya berukuran besar yang diakui oleh dunia Internasional untuk pangsa ekspor seperti Yellow Tuna Fin (Ikan Tuna Ekor Kuning) dengan ukuran rata-rata yang ditangkap nelayan seberat 50 kilogram (kg) lebih yang termasuk ukuran internasional”, katanya Sementara upaya yang sudah dilakukan pemerintah Kabupaten Buru untuk mengangkat perekonomian masyarakat nelayan jelas Umasugi adalah memberikan bantuan yang bersumber dari dari dana APBN, APBD Provinsi maupun APBD Kabupaten dengan berbagai macam bentuk bantuan seperti pancing tonda, mesin. gil net dan macam-macam alat tangkap ikan serta pemerian bibit budidaya rumput laut. |
|
| Pemutakhiran Terakhir ( Saturday, 16 January 2010 ) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
















