Cetak E-mail

 

Lambang Daerah Kabupaten Buru ditetapkan dengan Peraturan Daerah Kabupaten Buru Nomor : 04 Tahun 2001 tanggal 12 Desember 2001 tentang Lambang Daerah Kabupaten Buru.



Bentuk LambangLambang Daerah Kabupaten Buru berbentuk Ellips berukuran lebar atas 6 (enam) Cm dan tinggi 7 (tujuh) Cm, dengan tepi kanan kiri samping garis lengkung 23 (dua puluh tiga)) Cm.

1. Lukisan Lambang   
2. Lukisan lambang daerah Kabupaten Buru dilukiskan pada dasar warna biru.
3. Tata WarnaTata warna lukisan lambing daerah dilukiskan dengan warna kuning biru, putih, hijau, coklat dan merah.
    - Warna kuning melambangkan bahwa masyarakat Buru selalu hidup dalam keceriaan, kemakmuran dan keramahtamahan.
    - Warna biru melambangkan ketenangan dan kedamaian.
    - Warna putih melambangkan riligius atau warna ketuhanan/keagamaan/kesucian, bahwa masyarakat Buru sejak dahulu
      kala telah memiliki  kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
    - Warna hijau melambangkan hidup makmur dan sejahtera, bahwa masyarakat Buru selalu ingin hidup dalam liputan 
      suasana/nuansa kemakmuran dan kesejahteraan.
    - Warna coklat melambangkan keberanian keseriusan dan kesungguhan, bahwa masyarakat Buru tidak pantang
      mundur/menyerah dalam hidup dan kehidupannya, kesungguhan dan keseriusan membuat hidup mereka selalu
      dinamis dan optimis.
    - Warna tulisan RETEMENA BARASEHE berwarna merah yang melambangkan keberanian masyarakat Buru.
4. LukisanLukisan-lukisan dalam gambar lambing terdiri dari :
    a. Parang, tombak dan salawaku adalah persenjataan tradisional yang hingga kini masih dimiliki oleh masyarakat Buru.
    b. Delapan Pilar melambangkan Delapan Regentschap yang ada pada Kabupaten Buru.
    c. Danau Rana dengan empat buah sungai yang mengalir yaitu :
        -  Waetina     
        -  Waemala     
        -  Waenibe      
        -. Waeapu
    d. Dua Belas Butir Padi melambangkan tanggal dua belas dan sepuluh butir padi melambangkan bulan Oktober
        merupakan tanggal dan bulan Kabupaten Buru dimekarkan.
    e. Sembilan puluh sembilan lembar daun kayu putih melambangkan tahun sembilan sembilan merupakan tahun
        ditetapkannya pemekaran Kabupaten Buru.
    f.  Ikat Lestari pada tangkai padi dan kayu putih melambangkan ikatan adat antara masyarakat
        pribumi dan masyarakat pendatang.
    g. Tangkai kayu putih melambangkan hasil khas Buru dan juga melambangkan masyarakat pribumi.
    h. Tangkai padi melambangkan pendatang.
     i. Titafena (Baileo) yang terbingkai kuning dan berwarna putih melambangkan baileo yang dimiliki oleh masyarakat
        Buru sebagai wadah musyawarah bagi masyarakatnya.
     j. Bentuk delapan pilar dari Regentschap juga melambangkan perahu atau gusepa yang mengartikan alat transportasi
        baik danau, sungai dan laut.
    k. Tancapan tombak dan bingkai warna putih juga melambangkan tiang dan layer bagi perahu atau gusepa tersebut.
5. Di Bagian atas gambar lambing terdapat kata-kata RETEMENA BARASEHE , artinya  MAJU TERUS PANTANG MUNDUR.

Pemutakhiran Terakhir ( Thursday, 29 November 2007 )
 

LINK KABUPATEN/KOTA


Kota Ambon
 
 
Maluku Tenggara
 
Seram Bagian Timur

LINK - LINK

PRESIDEN SBY

INDONESIA

MPR

DPR

KPK

DEPDAGRI

DEPKOMINFO


Provinsi Maluku

TIPS DARI KAMI

Ada empat hal yang dapat mengangkat seseorang kepada darjat yang tertinggi, walaupun amal dan ibadahnya sedikit, yaitu sifat-sifat penyantun, merendah diri, pemurah dan budi pekerti yang baik. Itulah kesempurnaan iman

Abul Qasim Al-Junaid